- Kamu harus tau klw mencari uang, mengelola uang, dan mengatur uang itu sulit. Kamu harus bisa bedain mana yang nama nya keinginan dan mana yang nama nya kebutuhan.
- Kamu harus tau mencari pekerjaan itu sebenarnya tidak sulit asal kamu tidak pilih-pilih pekerjaan, angkuh dan juga sombong.
- Kamu harus tau juga klw kamu orang nya cerdas dan kreatif kamu bisa mendapatkan uang dari mana aja asal kamu nya gak malas dan yakin sama diri kamu sendiri.
- Kamu harus tau mengandalkan diri sendiri itu harus kamu kuasai dari sejak sekarang, jangan berharap bakal ada orang yang mau bantuin kamu atau 24/7 sama kamu. Karna apa, karna mereka juga punya prioritas mereka sendiri dan sama-sama lagi berjuang untuk masa depan mereka sendiri.
- Kamu harus tau klw kamu punya kebiasan santai-santai dan gak ngambil tindakan untuk masa depan kamu sekarang. Kamu sudah gagal. Kenapa karna sekarang semua orang punya kesempatan untuk menjadi orang kaya dengan cara mereka sendiri. Klw dulu orang beranggapan hanya dengan menjadi PNS bisa kaya. Sekarang semua bidang pekerjaan apapun bisa bwt orang jadi kaya. Asal ada kemauan, kreatif, punya banyak relasi dan berwawasan luas.
- Kamu harus tau semakin kamu dewasa, kamu akan semakin bingung sama tujuan hidup kamu sendiri, hobi kamu apa, minat/bakat kamu apa.
- Kamu harus tau, semakin kamu dewasa, kamu akan semakin sulit mengenal diri kamu sendiri, kamu akan semakin insecure dan overthinking sama hidup kamu sendiri.
- Kamu harus tau semakin dewasa, kamu akan semakin sulit menemukan teman hidup atau pasangan hidup yang bener-bener cocok atau tepat sama kamu.
- Kamu harus tau gak semua hal harus sudah kecapai di usia 25. Bisa di cicil ko satu-satu sebelum atau sesudah usia 25. Jadi jangan merasa gagal, dan merasa tertinggal. 😁
- Kamu harus tau mencari cuan itu lebih penting ketimbang cinta-cintaan. Punya banyak uang itu enak ko, uang bisa beli kebahagiaan. Bisa bahagiain kedua orangtua, bisa senengin diri sendiri dan juga orang lain.
Matahari Jakarta sudah mulai memanaskan jalanan. Asap kendaraan bercampur dengan debu dan aroma makanan dari warung-warung tenda di tepi jalan. Hiruk pikuk kota ini selalu mengiringi langkah Dongan, pemuda 25 tahun yang merantau dari Medan dengan mimpi sederhana; mimpi untuk bisa membahagiakan keluarganya di kampung, meskipun seringkali tergerus kerasnya hidup di ibu kota. Keseharian Dongan berdiri di pinggir pasar besar, menunggu panggilan kerja sebagai kuli panggul. Dengan mengenakan kaos lusuh dan celana panjang yang warnanya mulai pudar, ia melihat para pedagang yang mulai menata barang dagangan mereka. Suara teriakan pedagang, dentingan roda gerobak, dan hiruk pikuk pembeli yang semakin ramai membentuk simfoni kehidupan yang sudah sangat dikenal oleh Dongan. Setiap kali ada panggilan untuk mengangkat karung-karung beras atau tumpukan sayuran, ia akan bergegas, seakan tak ingin membiarkan kesempatan untuk mendapatkan sedikit tambahan rezeki lolos begitu saja. Hari ini terasa lebih ...
Komentar
Posting Komentar