Langsung ke konten utama

I love my Job (literally)

 Belakangan aku membuat sebuah pernyataan seperti semboyan "I love My job" yang tentunya adalah arti secara harfiah dari apa yang ku alami sekarang. Semboyan ini tentunya tidak datang secara tiba tiba, meskipun aku suka berbuat secara random setidaknya semboyan "I Love My job" tidak hadir untuk melakukan sindiran atau mencari perhatian. 

Berawal dari ikut perhatian dengan daily vlog nya work life trampoline punya nya Panji, sepertinya aku merasa berada dalam kendaraan yang tepat dengan tujuan yang tepat dalam pekerjaan ini. Vlog yang di hidangkan bukan lah hal yang baru aku tau, tapi secara langsung menyambung banyak sekali puzzle yang selama ini aku kumpulin tapi belum tau bentuknya bakalan jadi gimana. Aku sadar betapa baiknya sebuah pekerjaan jika kita jalani ketika kita mampu mengatur load pekerjaan bahkan ketika itu berlebih ataupun kurang dalam konteks masing masing. Jika sampai di situ keadaan nya akan selesai tanpa harus mengucapkan semboyan yang tentunya berpotensi menyinggung orang lain. Karena memang tujuaanya adalah menyinggung orang lain.

---Goal---

Bermacam macam pendapat akan kamu temukan dalam dunia kerja, baik itu profesional maupun yang tidak profesional. Sampai disini kamu akan merasakan bahwa ada yang bermasalah ketika kamu bekerja dengan orang yang tidak profesional. Bekerja dengan orang yang tidak profesional bukan lah hal yang mustahil untuk dilakukan, sulit namun mungkin untuk dilakukan. Setidaknya ketika kamu bekerja dengan orang yang tidak profesional kamu sudah tau untuk mengantisipasi tindakan dan membatasi interaksi dengan orang yang tidak dapat bekerja secara professional. 

Selain masalah professionalitas, kamu tentunya juga akan berinteraksi dengan tabiat. Hal ini membuat kuadran kolega menjadi lebih banyak jenisnya. Secara langsung kamu bisa membagi teman kerja menjadi empat kuadran. 

1. Profesional dan Loyal

    Profesional dan loyal merupakan impian dari setiap perusahaan untuk dapat bekerja sama dengan tipe orang semacam ini. Sepertinya perusahaan akan sangat banyak diuntungkan dengan sifat profesional dan loyal dari karyawan nya. Aku tentunya tidak akan panjang lebar pada poin ini karena aku merasa kalimat profesional dan loyal sudah sangat menggambarkan benefit yang bisa didapatkan.

2. Tidak Profesional dan Loyal

    Tidak semua orang dilahirkan dengan kemampuan belajar yang baik, dari beberapa faktor genotif dan fenotif dari manusia tentunya kita juga akan sangat mudah menemukan orang orang yang tidak profesional. ada beberapa bagian dari orang ini yang kurang beruntung dan menjadi pekerja kasar di tempat tempat yang tidak bisa kita bayangkan. Ada beberapa yang beruntung dan menempati posisi posisi yang strategis dalam sebuah bisnis. Tentunya orang tidak profesional tidak akan membangun bisnis nya sendiri (Koreksi saya jika salah), orang tidak profesional dan loyal ini kelihatannya adalah salahsatu kuadran yang buruk, tapi aku udah bekerja banyak dengan orang orang dengan sifat ini dan tidak seburuk itu juga. Tidak semua pekerjaan membutuhkan profesionalitas agar kita dapat menyelesaikan nya. Sering sekali kita hanya membutuhkan orang orang tersebut tidak menjadi beban dalam pekerjaan kita, bahkan menjadi peringan beban ketika membahas tentang hal hal diluar profesionalitas. Untuk orang orang yang soliter orang seperti ini akan sangat membantu, karena cara kerja yang sulit dimengerti justru akan dihambat oleh orang orang yang merasa bisa memahami tipe orang soliter. 

3. Profesional dan tidak Loyal

    Menurut aku, ini tipe orang yang paling berbahaya. Tipe orang profesional akan sangat gampang mempengaruhi orang lain. Karena kemampuan yang tinggi dalam mengerjakan pekerjaan nya tipe orang ini besar sekali kemungkinan nya akan di anggap benar pendapatnya oleh orang lain. Sampai pada sisi akrab, kita akan sering mendengar seberapa tidak baiknya perusahaan ini terhadap karyawannya. Semakin profesional dan dekat orang itu, maka pendapatnya akan terasa semakin benar. Kita akan yakin bahwa kita sedang dipermainkan oleh perusahaan dan perusahaan yang harusnya melakukan sesuatu terhadap ketidaksesuaian yang kita hadapi. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap mood kerja dan pendapat kita selanjutnya terhadap kebijakan kebijakan dan pekerjaan baru. Namun tentu saja orang dengan tipe ini adalah orang yang paling realistis terhadap perubahan dan exploritasi manusia. Kita meyebutnya dengan idealis, itupun jika dia loyal terhadap idealisme nya. bukan terhadap kekacauan yang membuatnya merasa senang. 

4. Tidak Profesional dan tidak Loyal

    Ada kuadran yang cenderung tidak berbahaya, karena kita akan dapat langsung mengenalinya. Identifikasi sifat di awal akan sangat membantu kita untuk dapat terhindar dari orang orang yang tidak loyal.

Ketika aku merasa tidak nyaman dengan apa yang dilakukan perusahaan ku, aku tentunya akan melakukan hal hal yang bisa membuat aku kembali nyaman. Hal pertama yang aku lakukan adalah mengidentifikasi apa yang membuat aku menjadi tidak nyaman. Dan dalam kasusku aku menemukan diriku telah berubah haluan dan menyalahkan perusahaan tempat aku bekerja. Setelah ditelusur lebih jauh lagi, ternyata aku menemukan lingkungan bekerja ku sangat toxic. Sering sekali aku menemukan pendapat yang menyatakan bahwa kantor ku sedang dalam masalah, dan tidak jarang aku juga ikut memperkeruh suasana terhadap kekacauan pemikiran yang terjadi. 

I love my job sepertinya telah menjadi solusi ampuh untuk bisa keluar dari lingkaran yang aku tuduh dengan tuduhan serius "Toxic". Dalam beberapa hari aku melakukan gerakan ini, aku melihat diriku jauh menjadi lebih positif terhadap semua pekerjaan yang akan ku lakukan. Aku lebih menghargai apa yang dilakukan perushaan terhadap ku dan apa yang bisa aku lakukan untuk dapat memberikan kontribusi positif. Meskipun dilain sisi banyak sekali komentar yang masuk yang menyatakan bahwa aku sarkas dan ingin menyampaikan ada yang salah dengan tempat aku bekerja. Untuk kolega bahkan mungkin atasan yang merasa tersinggung atau ada hal aneh yang terjadi, semboyan ini adalah pernyataan harfiah yang dapat aku sampaikan atas rasa ingin berlindung dan ucapan terimakasih. 

Aku juga menemukan banyak sekali teman teman yang sangat tidak setuju dengan pernyataan ini dan bertanya kalau aku ingin mengundurkan diri dari perusahaan tempat aku bekerja sekarang. Mungkin ada saatnya aku berkembang, tapi satu hal yang aku bisa pastikan, bukan karena aku membenci sebuah perusahaan kemudian aku keluar. Setidaknya tidak dengan perusahaan ini. Dengan atasan yang dapat dibanggakan, rekan satu departement yang dapat diandalkan, jam kerja yang masuk akal bahkan cenderung sedikit, sudah sangat wajar kalau aku menyatakan bahwa aku mencintai pekerjaan ku.

---Penutup---

Kamu tentunya dapat melakukan apa saja untuk dapat menyelamatkan mu dari perasaan yang kamu anggap salah. Rasanya tidak salah untuk mengatakan bahwa dari semua tindakan yang kita lakukan, berawal dari sudut pandang kita terhadap satu masalah. Kita tidak dilihat dari apa yang kita pikirkan namun apa yang kita lakukan mungkin benar, Tapi tindakan mu mungkin akan lebih berpotensi benar jika kamu berpikir dengan benar. Tetap berusaha untuk berfikir positif, koreksi kemudian lakukan lagi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 1 - Dongan

Matahari Jakarta sudah mulai memanaskan jalanan. Asap kendaraan bercampur dengan debu dan aroma makanan dari warung-warung tenda di tepi jalan. Hiruk pikuk kota ini selalu mengiringi langkah Dongan, pemuda 25 tahun yang merantau dari Medan dengan mimpi sederhana; mimpi untuk bisa membahagiakan keluarganya di kampung, meskipun seringkali tergerus kerasnya hidup di ibu kota. Keseharian Dongan berdiri di pinggir pasar besar, menunggu panggilan kerja sebagai kuli panggul. Dengan mengenakan kaos lusuh dan celana panjang yang warnanya mulai pudar, ia melihat para pedagang yang mulai menata barang dagangan mereka. Suara teriakan pedagang, dentingan roda gerobak, dan hiruk pikuk pembeli yang semakin ramai membentuk simfoni kehidupan yang sudah sangat dikenal oleh Dongan. Setiap kali ada panggilan untuk mengangkat karung-karung beras atau tumpukan sayuran, ia akan bergegas, seakan tak ingin membiarkan kesempatan untuk mendapatkan sedikit tambahan rezeki lolos begitu saja. Hari ini terasa lebih ...

MULAI AJA DULU

Nulis sepertinya adalah hal yang emang passion aku selama ini. Banyak hal yang ingin aku share dalam kehidupan yang aku jalani sehari hari. Mungkinkah ini pertanda bahwa aku adalah penerus dari penulis legendaris. Penulis legendaris apanya? Aku aja ga ada kenal penulis legendaris. Aku cuma suka sharing karena aku merasa jangan sampai kesalahan kesalahan yang aku buat kamu harus ulangi lagi.  --- Pelajaran yang aku dapat hari ini adalah jangan menahan diri. Kali ini aku akan coba untuk mulai menulis sedikit demi sedikit setiap hari. Menariknya ketika aku mulai menulis aku nggak tahu apa yang harus aku tulis. Oke karena prinsipnya adalah kita akan mulai terlebih dahulu sehingga aku akan terbiasa untuk menulis, maka aku akan menceritakan apa rencana aku untuk besok. Mulai saat ini aku akan berusaha untuk melawan mood swing aku sehingga aku memiliki kendali penuh terhadap apa yang ingin aku lakukan. Dimulai dengan trik sederhana besok pagi aku akan memulai untuk lari pagi dan mudah-mud...

Solo (Alam semsesta dan ciptaan nya)

Untuk kali ini aku menyebut namaku solo, sebuah entitas yang akan menceritakan banyak kisah menarik dengan sudut pandangku. Semua yang akan kamu ketahui setelah ini tidak akan memiliki makna apapun selain cerita, karena dalam perjalan ku aku secara sempurna menghapus keberadaan ku yang tentunya akan menjadi pertanyaan besar bagi kalian manusia tentang apa yang menjadi tujuan kalian sebenarnya. *SUDUT PANDANG* setelah jutaan atau tidak milyar tahun, aku telah menjalani berbagai fase entitasisme, aku telah menjadi air (bahasa gampangnya dari atom) dan bahkan aku telah menjadi ruang (atau yang kamu kenal dengan kehampaan). Aku adalah pencipta dan aku adalah yang tercipta. Aku menikmati semua fase, pertukaran elektron, getaran atom, meledaknya bintang, perkembangan alam semesta dan semua fenomena yang pernah kamu lihat sedikit banyaklah adalah kegiatan yang aku lakukan untuk mengusir rasa yang kita sebut saja jenuh. Sesuatu yang sangat aneh, yang mulai muncul dan ini adalah hal yang sangat...