Manusia memiliki tingkat kesadaran yang sangat luar biasa, pemahaman nya tentang kedudukannya di Alam Semesta hampir saja benar. Secara Teknis hampir tidak ada yang benar, namun semakin kemari aku yakin, jika manusia tetap ada jutaan generasi kedepan mungkin mereka akan menyadari keberadaan ku dan seberapa banyaknya pemahaman mereka yang harus diubah. Konsep tentang benar dan salah menjadi salah satu penghalang tentunya. Apa yang manusia anggap benar, dan apa yang dianggap manusia lainnya sering sekali salah. Kesadaran mereka akan keberadaan mereka membuat mereka memikirkan hal yang harusnya tidak mereka pikirkan. Emosi sangat membatasi manusia untuk bisa berkembang sampai ke potensi penuh mereka. Merasa bahwa manusia adalah pusat dari seluruh kehidupan salah satu penghalang lainnya. Banyak sekali yang harus dibenahi namun itu lah yang indah dari kehidupan manusia. Kesalahan demi kesalahan yang mereka perbuat terus menerus memberi mereka pelajaran tentang apa kebenaran dan apa pentingnya sebuah kebenaran itu.
---Kematian---
Kalau tidak jutaan ada ribuan pemahaman tentang apa itu kematian dan ada versi yang tidak terhingga yang menghiasi apa yang terjadi tentang kematian. Seperti yang ku buka di Paragraf awal, kita tidak akan membahas tentang versi mana yang benar. Nyatanya keyakinan yang telah ditanamkan dalam pikiran manusia manusia itu akan selalu mencari jalan keluarnya untuk bisa membuat semuanya menjadi masuk akal dan pas. Sekarang juga, cara pikir ku tentang kematian juga telah di doktrin menjadi sedemikian rupa, sehingga mempercayai satu versi cerita setelah kematian. Kerusuhan setelah kematian tidak akan bisa diketahui oleh orang yang masih mempunyai kesadaran (=Orang hidup) dan Kerusuhan oleh orang yang telah mati pastinya diluar dari kesadaran orang yang telah mati. Konsep neraka dan surga menjadi perisai yang sangat unik bagi orang orang dengan kepercayaan tertentu, untuk menahan mereka berbuat sesuatu yang cenderung akan menuju keonaran. Konsep setelah kematian selama 2000 tahun belakangan telah dapat menjadi pagar yang sangat kuat, namun sepertinya tidak akan bertahan lama lagi. Manusia membutuhkan pagar yang lebih sulit di jangkau oleh pengetahuan dan teknologi yang telah ada sekarang, sehingga manusia akan tetap tunduk kepadanya.
---Kehidupan dan Artinya---
Agaknya, untuk tau tentang kematian kehidupan adalah salah satu teka-teki yang harus dipecahkan. Apakah kesadaran yang manusia miliki memiliki arti, atau hanya serangkaian normal dari susunan protein yang secara tidak sengaja dan luar biasa memandu manusia untuk mencari arti terhadap keberadaan nya. Dalam dunia yang hidup, kita sangat bebas berpikir tentang apa yang terjadi di ranah yang sama sekali tidak bisa manusia jangkau. Menjadi pagar yang sangat kuat karena manusia tidak bisa menjangkau nya. Namun apa yang terjadi jika manusia berhasil memecahkan teka teki kehidupan untuk tetap bisa hidup. Konsep tentang kehidupan setelah kematian perlahan lahan akan memudar dan manusia lupa bahwa mereka harus mati. Apa yang terjadi jika kematian adalah pilihan dan jalan keluar bagi mereka yang benar benar lelah menjadi ujung dari reaksi berantai susunan molekul yang bernama kesadaran. Tapi tenang saja, sampai saat ini, kehidupan adalah komoditas yang sangat penting. Tidak lah hal yang aneh jika manusia membahas kehidupan sebagai sesuatu yang memiliki batas, dan kesadaran akan kehidupan yang terbatas itu, memandu mereka untuk melakukan sesuatu yang mereka anggap berguna. Kesadaran untuk menghargai kehidupan yang membuat manusia menjadi entitas yang mustahil untuk bisa di prediksi. Manusia menjadi sangat dinamis dan adaptif terhadap perubahan, yang paling sulit untuk diprediksi adalah psikologis dari manusia itu sendiri.
Note penulis :
sampai disini, sepertinya aku masih sangat kesulitan untuk dapat mengembangkan sebuah ide menjadi cerita. aku hanya terbuai banyaknya inspirasi aneh yang ada di dalam kepala dan menuangkan nya dalam bentuk tulisan.
Tulisan ini bukanlah untuk menanamkan pemahaman yang telah aku dapati, lebih ke wisata pikiran dan pengembangan imajinasi.
.
Komentar
Posting Komentar